Sunday, January 31, 2016

Sukses Bekerja Dari Rumah

Sukses Bekerja Dari Rumah
Penulis: Brilyantini 
Editor: Herlina P. Dewi
Proof Reader: Weka Swasti
Design Cover: Teguh Santosa
Layout isi: Sindy Fatika
Cetakan 1, Januari 2015
ISBN: 978-602-7572-35-5



****

Berkutat dengan rasa bersalah karena harus membagi waktu antara anak dan pekerjaan, akhirnya banyak perempuan memutuskan berhenti kerja setelah menikah dan punya anak. Namun, masalah lain pun muncul. Setelah berhenti bekerja, lalu ngapain? Banyak sekali perempuan yang ingin bisa terus berkarya dari rumah, tetapi tak tahu bagaimana cara memulainya. 
Buku ini membeberkan pengetahuan serta trik yang bisa dilakukan perempuan untuk terus berkarya dari rumah, Seperti:
1. Bagaimana macam pekerjaan untuk freelancer
2. Bagaimana cara memulainya 
3. Keahlian yang dibutuhkan 
4. Strategi marketing yang harus dilakukan 
5. Trik membangun jaringan 
6. Manajemen waktu dan keuangan untuk pekerja lepas
7. Sampai, profil para perempuan inspiratif
Buku ini memang didikasikan untuk Anda, perempuan yang ingin tetap berkarya dari rumah, baik bagi yang masih lajang, terlebih untuk yang sudah menikah dan punya anak.
****
Tunggu... Kenapa saya HARUS baca buku ini alasannya?
1. Karna kedua orang tua saya bekerja dari rumah dan posisi saya sekarang adalah KARYAWAN PERUSAHAAN
2. Dan akankah buku ini merubah mindset saya ? 
3. Yang di bahas enggak jauh dari “nanti kalau kamu kerja diluar rumah yang ngurus anakmu siapa lif ?” YAKIN ini permasalahan yang akan dijawab di buku ini! Alih profesi haruskah?
4. Tentang Sukses Bekerja Dari Rumah? Gue bisa apa dirumah ? zzZZZ

Penelitian membuktikan, lebih dari separuh perempuan bekerja merasa bersalah meninggalkan rumah dan anak-anaknya untuk bekerja dikantor. Menjadi pekerja lepas adalah salah satu cara ideal bagi para ibu rumah tangga untuk tetap bisa berkarya, dengan cara lebih “manusiawi”, karena tak harus keluar rumah hingga 9 jam dalam satu hari. Keluar rumah itu perlu, agar pikiran Anda cerah, karena berada di dalam rumah terus akan menghambat kreativitas kita. Jam kerja tetaplah jam kerja. Bedanya, orang lain bekerja di kantor, Anda bekerja dari rumah. Bagi yang pertama kali terjun menjadi pekerja lepas, ada baiknya Anda tidak menaruh harga terlalu tinggi. Anggap saja untuk menambah portofolio pekerjaan Anda.

Menjadi pekerja lepas berarti Anda harus tahu cara menjual diri sendiri, berkomunikasi dengan klien, mengoordinasikan proyek, mengurus tagihan, sampai membuat laporan keuangan sendiri. Kelebihan dari menjadi pekerja lepas dibidang penulisan ini adalah kita memadukan keahlian menulis dengan entrepreneurship alias kewirausahaan. Menjadi penerjemah berarti Anda harus siap untuk terus belajar, karena setiap jenis terjemahan perlu dilengkapi latar belakang pengetahuan yang berbeda, sesuai dengan materi yang diterjemahkan.

Membuat blog yang spesifik akan membuka peluang untuk menjadikan blog sebagai wadah yang menghasilkan uang. Blogging juga bisa menghasilkan pendapatan dengan cara membuat review produk dari brand tertentu. Tentu saja brand tersebut akan memberi imbalan untuk setiap review yang Anda lakukan terhadap produknya. Selain jenis blog yang spesifik, orang akan datang dan datang lagi jika Anda rutin memperbaharui isinya, alias rutin mengupdate. 
Idealnya, dalam merintis bisnis rumahan dimulai dengan modal seminimal mungkin. 

Jangan jadikan modal sebagai kendala. Yang diperlukan justru kreativitas untuk mengakali keterbatasan menjadi sebuah peluang yang mendukung suksesnya bisnis yang dirintis. Menjadi pekerja lepas mengharuskan Anda bekerja jauh lebih keras dibandingkan saat bekerja kantoran. Bekerja kreatif secara mandiri dari rumah memiliki kesenangan pada banyak hal yang kita tidak dapatkan dari bekerja kantoran biasa.

Jangan memutuskan keluar dahulu dari pekerjaan Anda jika pekerjaan pengganti nantinya belum terbayang. Aktif di dalam group juga banyak manfaatnya. Sesuaikan jenis group yang Anda ikuti dengan jenis pekerjaan yang ingin Anda dapat. Aktiflah di komunitas-komunitas yang Anda suka. Jangan berhenti melakukan segala usaha, sampai pekerjaan yang Anda idamkan berhasil jatuh ke dalam genggaman. 

Ketika Anda masuk ke dunia pekerja bebas, baik itu sebagai freelancer maupun pebisnis, Anda seperti masuk ke kota megapolitan yang hiruk-pikuk. Sebagai pekerja lepas yang bekerja dari rumah, masing-masing kita memiliki Strenght/Kekuatan, Weakness/kelemahan, Opportunity/Kesempatan, Serta Threat/kendala. Satu prinsip penting yang perlu diingat saat membangun 

Jejaring adalah: kita tak pernah tahu siapa diantara nama teman kita yang akan memberi pekerjaan pada kita. Kendala yang kerap terdengar dari para ibu yang ingin bekerja dari rumah adalah betapa susahnya mereka merintis pekerjaan karena kurangnya akses mereka terhadap jejaring professional. Semua media social bisa dimanfaatkan untuk menjalin jejaring, sekaligus menjadikan media social tersebut sebagai etalase diri kita. 

Blog adalah sarana termurah dan termudah untuk mengungkapkan pemikiran, pandangan ataupun hasil riset tentang hal-hal yang menjadi minat serta memajang karya-karya Anda. Jika dengan berbagi di media social bisa membatu orang lain mendapat inspirasi sekaligus menggaet mitra kerja atau klien baru, mengapa tidak? Tetap yakinlah, kreativitas bukanlah bakat alam yang tidak perlu diasah dan dimaksimalkan. Semakin sering kita mengasah kreativitas, akan semakin tajamlah sisi kreativitas kita. 

Sesederhana apa pun pekerjaan Anda nantinya, usahakan pojokan atau ruang kerja Anda menjadi tempat ternyaman bagi Anda untuk bekerja secara optimal.
Ibu yang bahagia akan menularkan energy bahagianya kepada anak, suami, dan keluarganya. Ibu yang bahagia akan lebih mencintai dirinya sendiri, sehingga memiliki kepercayaan diri yang tinggi. 

Bab 1: Persiapan sebelum memulai 
Keuntungan pekerja lepas:
a. Waktu ada digenggaman
b. Hati tenang
c. Bebas menemani anak dirumah
d. Bebas mengatur beban kerja 

A. Pengenalan medan 
1. Apakah Anda bisa bekerja dengan gaya Anda sendiri?
2. Apakah Anda tipikal orang yang perlu suasana kerja kantoran untuk bisa bekerja maksimal?
3. Bisakah Anda memberi batasan jelas dalam pekerjaan Anda?
4. Apakah pikiran Anda mudah terpecah?
5. Apakah Anda Gaptek

B. Bekali Diri Anda
1. Hidup teratur 
2. Kondisi segar 
3. Manajemen waktu
4. Jangan putus hubungan dengan ex teman kerja
5. Negosiasi harga
6. Siap kerja keras sendiri

C. Jangan lelah untuk belajar

Bab 2: Pekerjaan Apa Saja Yang Bisa Dikerjakan dari Rumah
A. Jenis-jenis pekerjaan 
1. Penulis
2. Penerjemah 
3. Desainer grafis
4. Public Relation 
5. Gunting rambut, manicure/pedicure, make up
6. Multi Level Marketing
7. Instruktur senam
8. Seniman
9. Event Organizer
10. Bisnis makanan 
11. Guru Privat

B. Menjadi Pekerja Online
1. Sebagai penyedia jasa
a. Visual assistant
b. Email customer service
c. Desainer Grafis
d. Penulis website
e. Penulis buku anak
f. Programmer

2. Menjalankan Bisnis Sendiri
a. Toko Online
b. Blogging

Bab 3 : Darimana Modalnya?
A. Sumber modal
1. Tabungan pribadi
2. Menjual asset pribadi
3. Ajukan pinjaman lunak ke saudara
4. Ajukan pinjaman lunak ke bank

B. Pilih bank yang mana saja?
1. Kenali kebutuhan Anda
2. Kenali program perbankan 
3. Pilih bunga terkecil
4. Pilih bank pmerinth
5. Pilih bank yang punya cabang terdekat
C. Syarat mengajukan pinjaman ke Bank
D. Kapan balik modal?

Bab 4: Yuk, Segera Memulai!
A. Darimana memulainya?
1. Jangan resign dulu
2. Lewat iklan 
3. Buat iklan diri
4. Manfaatkan media social 
5. Manfaatkan jaringan
6. Proaktif
7. Jangan menyerah
B. Menyusun Strategi Marketing
1. Tentukan tujuan 
2. Target pasar
3. Buat SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threat

Bab 5: Menjalin dan memanfaatkan jejaring
A. Trik memperluas jejaring
1. Tiga hari sekali 
2. Sekali seminggu
3. Sekali sebulan
4. Sekali setahun

B. Membangun jejaring melalui media social
C. Menjadi kreatif ditengah teman yang kreatif
D. Kapan selesai promosinya?
E. Strategi jejaring yang bisa Anda kerjakan 

Bab 6: “Rumahku, Kantorku”
A. Tentukan jenis pekerjaannya
B. Pilah-pilih pojok yang tepat
C. Pernak pernik harus diperhatikan 
D. Saatnya melengkapi ruang kerja
E. Tentang telekomunikasi

Bab 7: Membangun citra positif
A. Logo dan slogan
B. Identitas cetak
C. Surat Elektronik
D. Seragam
E. Ikuti kompetisi bisnis

Bab 8: Cermati mengatur keuangan
A. Gajilah diri Anda
B. Beli asuransi
C. Aturan ketat
D. Memanfaatkan peranti lunak

Bab 9: Saatnya bersenang-senang
A. Teknik podomoro

Review:
Cepat atau lambat masalah yang dihadapi wanita pekerja seperti saya juga akan merasakan masalah yang sama antara pekerjaan dan anak *Eh calon anak tepatnya. tegakah saya beralih untuk jadi pekerja lepas? IYA tapi saya masih butuh perencanaan yang lebih matang untuk itu.

Serius buku isinya seperti kembali kerumah denger:
Yang punya baju X: “Bu kok bajunya belum jadi? Besok bajunya mau di pake buat kondangan.” 

Mamah: “Iya, besok deh ya bu belum selesai bla bla bla …..“ 
terus besoknya ada yang datang lagi ke rumah sambil bawa baju 
Yang Punya Baju Y: “Bu tolong kecilin celananya kebesaran beli jadi di toko x, jadi ya gitu banyaknya seukuran.” 
Gue: “Mamah baju yang kemarin aja belum selesai udah terima order lagi aja.” 
Mamah: “Rezeki enggak boleh di tolak de.”
Gue: “Iya mah.” *manggut-manggut

Dengan berbagai macam alasan klasik sebenernya ya apalagi kalau bukan karna ngurusin gue dan kerjaan rumah yang ga ada ujungnya! Maaf ya mamah…. 
Terkadang sampai malem dan bisa sampe enggak tidur memang harus bekerja diluar jam kerja orang ‘kantoran’ itulah bekerja dari rumah. 
Sebagai anak dari ibu yang bekerja dari rumah, mamah udah jadi contoh yang supermom. Panutan, teladan, guru ah semuanya mah… Dan akankah aku melanjutkan menjadi generasi penerus mah ? Hah balik lagi galaunya. 

Intinya: Yang penting berkarya dari manapun ‘tempat’ nya. Hanya butuh ‘tempat’ untuk aktualisasi diri dari tugas seorang penerus generasi masa depan untuk anak-anaknya. “IBU” 

Situs Baru: 
Himpunan Penerjemah Indonesia: www.phi.or.id

Quote:
1. “When one door of happiness closes, another opens; but often we look so long at the closed door that we do not see the one which has been opened for us.” –Helen Keller- #hal vii
2. Better three hours too soon, than one minute too late” –William Shakespeare-
3. “I will prepare and someday my chance will come-“Abraham Lincoln-
4. “We are what we think. All that we are arises with our thought. With our thought, we make the world.” -Buddha-
5. “Kita adalah apa yang kita pikirkan.” Jika kita berpikir bahwa kita tidak bisa apa-apa, hasilnya memang seperti yang kita pikirkan.
6. Money is only a tool. It will take you wherever you wish, but it will not replace you as the driver –Ayn Rand-
7. Don’t be afraid to fail. Afraid not try-Anonymous-
8. Smile is the mirror. Don’t that every morning and you’ll start to sea a big different in your life-Yoko Ono-
9. It’s not enough to be busy; so are the ants. The Question is, what are we busy about? –Henry David Thoreau-
10. If you reputation sucks, none of it matters. People with lousy products, crummy business practices, and shady backgrounds get found out. And word spreads with frightening speed.-Sonia Simone-
11. Invest in your self. Your career is the engine of your wealth-Paul Clitheroe-
12. If you are losing your leisure, look out; you may be losing your soul.-Logan P.Smith-
13. Tujuan kita bekerja dari rumah sebenarnya hanya untuk aktualisasi diri, bukan semata-mata menggantikan suami cari nafkah. 


Cheers,
Cholifah


0 comments:

Post a Comment