Ibu ternyata dalam hidup akan banyak sekali pilihan, maafkan atas sikap dan perbuatan kami yang belum sesuai dengan apa yang ibu inginkan. karena pilihan itu juga yang membuat kami berbeda pendapat, sikap dan usaha yang memang tidak sejalan dengan apa yang Ibu inginkan atas diri kami sejauh ini.
Ibu maafkan kami yang belum hidup sesuai dengan apa yang ibu harapkan saat kami terlahir di dunia ini, rasanya kami ingin meringankan beban yang ada dipundak ibu, tapi sampai hari ini kami belum menghasilkan apa-apa ibu, belum ada yang bisa kami banggakan atas diri kami.
Ibu ternyata dalam hidup memiliki konsekuensi atas tindakan kami, atas pencapaian kami yang belum sempurna, ibu belum melihat hasil usaha kami, yang membuat ibu bangga pada kami, kami masih berproses terhadap semua itu ibu, dan saat apa yang telah kami upayakan belum membuahkan hasil yang bisa ibu banggakan pada kami.
Ibu saat kami terlahir itulah kami tidak mengetahui kami dewasa akan seperti apa, mungkin karena kami belum menemukan yang membuat kami cukup mandiri terhadap upaya kami untuk tumbuh sebagai manusia, maafkan kami ibu karena ketidaktauan kami, kami yang belum dewasa atas hidup kami dan upaya kami menjalani kehidupan ini.
Ibu segala sesuatu yang terjadi di dunia ini kami selalu bertanya kenapa dan mengapa, seharusnya kami mengetahui itu semua, tapi ternyata kami belum mengetahui kenyamanan atas hidup kami yang belum membuahkan hasil yang bisa membuat ibu bangga terhadap apa yang telah kami usahakan selama ini.
Ibu kami masih membutuhkan ibu hingga melihat kami cukup mandiri atas usaha kami yang selama ini belum menghasilkan apa-apa, kami masih berproses terhadap itu semua ibu. Bimbing kami terhadap hidup yang menawarkan banyak sekali pilihan-pilihan ini.
Doakan selalu kami ibu.